Writing Tips

1- Tuliskan apa yang Anda baca

“Read a thousand books, and your words will flow like a river.”

― Lisa See

Dalam tulisan sebelumnya, saya sebutkan bahwa kita tidak pernah kekurangan stok ide atau gagasan yang dapat ditulis. Dalam 24 jam hidup kita, ada ribuan fakta dan peristiwa yang dapat menginspirasi kita untuk menuliskan sesuatu. Pilihlah salah satu atau salah dua dari ribuan fakta itu sebagai gagasan yang akan kita tulis. Kita renungkan dan kita wujudkan apa yang dikatakan Lisa See di atas. Kita harus membaca ribuan buku agar kata-kata Anda dapat mengalir bagaikan sungai. 

Dalam latihan #1 ini saya mengajak Anda untuk menuliskan apapun yang telah Anda baca. Membaca jangan diartikan secara sempit sebagai membaca buku tebal. Membaca diartikan sebagai aktifitas inderawi untuk melihat dan mengamati. Kita melihat banyak hal, tetapi kita hanya mengamati beberapa dari yang kita lihat. Dari apa yang Anda lihat, silakan pilih beberapa yang menarik untuk diamati. Inilah yang akan merangsang otak kreatif Anda untuk menulis sesuatu. 

Hari-hari ini manusia di seluruh dunia sedang mengalami pandemi Covid-19 atau virus corona. Jutaan korban terinfeksi positif. Ratusan ribu jiwa pulang ke Sang Khalik, menyerah kalah oleh serangan virus renik ini. Pergerakan manusia, hakikat manusia sebagai makluk sosial pun serta merta harus dipaksa berhenti. Religiusitas manusia dirumahkan. Semua aspek kehidupan, pekerjaan, peribadatan, telah dirumahkan. Seluruh dunia memberlakukan pembatasan sosial berskala besar agar interaksi dan infeksi virus itu dapat dibatasi. 

Saya yakin Anda membaca dan melihat semua situasi yang terjadi. Apalagi hampir tak seorang pun di planet Bumi ini terhindar dari ancaman virus corona. Anda membaca dari beragam media cetak maupun elektronik, media sosial, atau perbincangan antarkeluarga. Dampaknya begitu masif terkait aspek ekonomi, sosial, politik, budaya. Denyut normal kehidupan manusia dipaksa berhenti. Semua kena imbas, tanpa memandang kelas. Boleh dibilang, ini menjadi tragedi manusia terbesar di abad milenial ini. 

Informasi yang Anda baca dan Anda amati itulah yang akan memproduksi kata-kata untuk Anda tuliskan. Saya yakin ada reaksi-reaksi emosional, psikologis, sosial yang Anda alami dengan fakta yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 ini. Anda dapat menuliskan semua pengamatan, keprihatinan, pengalaman personal Anda ini dalam sebuah tulisan. Gaya tulisan dan sudut pandang yang Anda gunakan pun bisa beragam. Anda dapat menulis opini, esai, cerpen, puisi, novel yang mengisahkan tragedi kemanusiaan ini menurut kaca mata baca yang Anda gunakan. 

Selamat menulis.

Photo credit: medium.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: