About Me

Leo Wahyudi S lahir di Yogyakarta. Meskipun berlatarbelakang pendidikan dan keguruan, ia mulai banting stir menjadi pewarta di The Jakarta Post pada 2000, walau tak lama. Beberapa waktu silam masih sempat mengajar ekstrakurikuler jurnalistik, menulis kreatif, fotografi, cartooning di beberapa sekolah. Sejak itu, dunia tulis menulis profesional makin digelutinya. Ratusan tulisan hard news dan artikel human interest telah tersebar di berbagai publikasi nasional maupun internasional seperti The Jakarta Post, UNICEF, UNDP, BP REDD+, Plan International, Intisari Online, Reader’s Digest, buletin SHV di Belanda. Selain itu, lebih dari 6 buku terjemahan dan puluhan artikel terjemahan juga sudah dipublikasikan di berbagai media. Ia juga sering membuat laporan-laporan resmi lembaga negara, lembaga internasional, dan korporasi sampai sekarang. Selain dunia tulis menulis dan penerjemahan, ia juga menjadi illustrator lepas untuk Majalah HIDUP sejak 2005 sampai sekarang, dan sempat menjadi kontributor Editorial Cartoon di The Jakarta Post selama setahun. Bahkan sampai sekarang juga masih aktif berpartisipasi dalam berbagai lomba kartun internasional. Sayang, baru satu buku ditulisnya, yaitu “Pedoman Menyusun Code of Conduct bagi Pelaku UMKM” (2010), meskipun memiliki beberapa manuskrip buku yang tetap tersimpan di komputernya. Untunglah, ia menjadi salah satu penulis di buku ‘Pedagang Jambu Biji dari Phnom Penh: kumpulan cerpen tiga paragraf’ (2017), ‘Burger Terakhir yang Terbuang: kumpulan cerpen lima paragraf’ (2017). Menulis, menerjemahkan, melukis, menggambar kartun dan karikatur masih menjadi dunianya sampai sekarang.

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: