Inspiration

KAWIN LAGI?

Tahun lalu saya dibuat super sewot gegara kelakuan saudara saya. Dia terkenal sebagai kontraktor gurem. Proyeknya banyak. Tibalah di suatu momen saat ia mengutarakan keinginannya untuk kawin lagi. Padahal dua anaknya sudah menjelang lulus SMP. Perkawinannya yang sudah lebih dari 15 tahun pun selama ini harmonis. Hubungannya dengan istri dan anak-anaknya tidak ada masalah.

Entah setan apa yang merasukinya, tiba-tiba dia ingin mengawini seorang wanita lain. Alasannya, dia sudah pernah menyelamatkan perempuan itu dari lembah kelam hingga ia bertobat dan kembali ke hidup yang benar. Dia merasa bertanggung jawab secara moral untuk ‘selalu membimbing’ agar tidak jatuh lagi ke kehidupan kelam masa lalunya. Apalagi ia merasa banyak duit. 

Segala daya upaya sudah dilakukan. Protes istrinya sampai mogok makan sebulan tidak mempan. Anak-anaknya yang down secara mental ketika Ujian Nasional pun tidak menyurutkan niatnya. Ia dimusuhi oleh banyak orang. Ia kehilangan respek dari semua saudaranya. Kesewotan saya yang selama ini dianggap panutan pun tidak digubris. Guru spiritualnya pun sampai menangis kewalahan untuk menahan hasratnya untuk kawin lagi. 

Alhasil, saudara saya ini pun tetap bertekad bulat dan melangsungkan perkawinannya meskipun secara agama saja. Istri dan anak-anaknya dipulangkan ke kampung halaman. Alih-alih ia ingin bersikap adil dengan tetap memberikan tanggung jawab material kepada dua pasangannya, yang ada malah kelabakan. Hidupnya bukan membaik, tapi terbalik. Kini, saya pun sudah pelit mengeluarkan kata-kata luhur agar dia kembali ke jalan yang benar. 

Terinspirasi oleh peristiwa ini, saya bertanya ke Ibu saya. “Bu, aku heran, kenapa ya laki-laki kok begitu mudah mencari perempuan untuk dikawini, sekalipun sudah tahu bahwa ia sudah beranak istri? Berarti aku sebagai laki-laki sebenarnya juga bisa mencari istri lagi ya, Bu?”

Seperti biasa, Ibu saya tersenyum dan menjawab sekenanya, “Kawin lagi mah soal gampang. Masalahnya kamu itu sadar nggak kalau kere, tidak punya duit? Coba kamu punya duit banyak, pasti bisa kawin lagi, kalau mau.” Jawaban Ibu saya selalu telak menghunjam, bagaikan upper cut ala Mike Tyson yang mematikan lawan. 

Merenungkan jawaban Ibu saya, saya lalu ingat ketika teman saya yang pejabat dan banyak uang pernah mengatakan kalau laki-laki mau kawin lagi itu soal mudah asalkan punya uang banyak. “Tidak usah mikir tampang, umur, yang penting kantongmu tebal, pasti banyak yang mau,” katanya meyakinkan kepada saya. 

Mohon maaf, kepada kaum perempuan, tulisan ini tidak bermaksud merendahkan martabat perempuan yang mata duitan yang tanpa memedulikan status seorang laki-laki dalam urusan perkawinan. Saya hanya ingin merenungkan pengalaman-pengalaman dan anggapan-anggapan semacam itu di jaman hedonis dan konsumeris seperti sekarang ini. Saya kira pandangan itu ada kebenarannya. Meskipun perempuan tidak selalu demikian mudahnya dalam membuat komitmen perkawinan. 

Jangan-jangan apa yang pernah dikatakan Abdul Kalam, mantan Presiden India, memang merefleksikan keadaan jaman ini. Katanya, “Empty pocket teaches you million things in life. Full pocket spoils you in million ways.” Kantong kempes akan mengajari Anda jutaan hal dalam kehidupan. Ketika pundi-pundi penuh, Anda akan dirusak oleh jutaan persoalan. Artinya, ketika kita kere, bokek, tidak punya uang, ada jutaan hal yang bisa mendewasakan kita dalam hidup. Sementara saat kita kelebihan uang, bisa jadi hidup kita akan dihancurkan oleh jutaan alasan karena kita merasa mampu membeli segalanya dengan uang, termasuk perempuan untuk dikawini (lagi). *** (Leo Wahyudi S)


Photo credit: beritagar.id 

2 thoughts on “Inspiration

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: