Inspiration

BIARKAN MEREKA NGEBUT

Saat berkendara di jalanan, entah naik sepeda, motor, atau mobil, Anda mungkin pernah merasa panas karena merasa tersaingi oleh pengendara lain. Kendaraan Anda tiba-tiba disusul entah dari arah kanan atau kiri dengan kecepatan tinggi. Persoalannya kadang bukan hanya soal kecepatan yang membuat kita gusar, tapi soal tampilannya. Kendaraannya jauh lebih mahal, lebih bermerek, lebih mewah, lebih besar. 

Dulu saya sering mengalami hati yang ‘panas’ semacam itu karena masih jiwa muda yang tak mau kalah dan ingin ikut ngebut. Tapi semakin menua, hati panas bukan lagi soal serius. Yang muncul adalah rasa iri dengan pertanyaan-pertanyaan ikutannya. Mengapa dia bisa ngebut? Mengapa dia bisa beli motor atau mobil semahal itu? Mengapa kendaraanku cuma begini? Mengapa orang yang kelihatannya tak meyakinkan seperti pengendara itu bisa beli motor Harley Davidson yang harganya selangit? Mengapa di jalan padat begini pamer mobil sport miliaran? Dan seabreg kata tanya dan protes yang muncul selanjutnya. Semua berkecamuk dalam hati kita. 

Benar kata orang, semakin kita bawel melihat orang lain semakin membuktikan bahwa emosi dan iri itu adalah tanda kita tak mampu. Di saat hati makin dipenuhi iri, dengki, dan emosi, saya teringat ada kata-kata dari Bahasa Jepang, yaitu Oubaitori. Artinya, jangan membandingkan dirimu dengan orang lain. Orang Jepang menghayati semangat oubaitori ini sehingga mereka kelihatan bahagia, menikmati hidup dan rentang usia yang panjang. Mereka menikmati apa yang mereka jalani dalam kehidupan. Mereka tidak sibuk membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain.

Kalau kita mau membuka hati dan pikiran, alam sudah mengajarkan keselarasan hidup ini. Semua sudah berjalan pada alur dan prosesnya. Kita tidak bisa membandingkan matahari dan bulan. Mereka bersinar pada waktunya sendiri-sendiri. Buah-buahan pun tumbuh sesuai dengan jenis dan musimnya. Bunga-bunga di taman pun tumbuh dan bermekaran tanpa saling bersaing untuk mendahului. Matahari, bulan, buah-buahan, bunga tidak pernah beradu cepat dan bersaing untuk tumbuh atau bersinar. Semua punya tata waktunya sendiri. Ada harmoni yang membuat dunia semakin lengkap. 

Kita kembali ke jalanan. Kalau kita ingin menikmati indahnya perjalanan, maka nikmati setiap detik ketika kita berkendara. Kita punya agenda, tata waktu sendiri. Pikiran dan hati perlu fokus pada tujuan kita sendiri, bukan pada orang lain. Salah satu cara terbaik untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah dengan berhenti membandingkan hidup kita dengan orang lain. Terima dan nikmati apa yang sedang Anda kendarai saat ini, sekalipun itu sepeda, motor, atau mobil murah dan sudah ketinggalan jaman. Syukuri bahwa kendaraan itu masih berfungsi dan bisa mengantarkan kita ke mana pun kita pergi. Biarkan orang lain ngebut dan mendahului kendaraan kita. 

Ingatlah spirit oubaitori saat melihat motor Harley, mobil BYD, atau Ferrari. Kita punya jalan, waktu, kecepatan, dan alur kehidupan sendiri. Kita tidak perlu takut. Jangan emosi. Jangan iri. Jangan panas hati. Biarkan mereka ngebut

Akar dari penderitaan dan iri hati adalah ketika kita membandingkan. Membandingkan menutup mata kita dari berkah hidup yang sudah kita terima. Membandingkan membunuh kebahagiaan. Semua punya jalan dan kecepatannya sendiri untuk bertumbuh. Kalau pun kita ingin membandingkan, jangan bandingkan diri kita dengan orang lain. Bandingkan diri kita sendiri hari ini dengan diri kita kemarin. Ini lebih mengembangkan. Jadi, mulai sekarang, biarkan mereka ngebut. Kita nikmati perjalanan kita sendiri dengan kendaraan kita sendiri. Kita hidupi semangat oubaitori. ****

Leave a comment

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑