Senandung Sendu Anak-anak Perang
Hari-harimu penuh bising peluru
Udara ceriamu terampas bau mesiu
Candamu terampas jerit rancu
Keluguanmu terenggut angkara nafsu
Tak sempat kau lihat bunga merah
Layu tersiram darah
Tak sempat kau tatap awan biru
Pupus gelap dibalut asap mesiu
Takkan datang lagi
Cinta mengecup dahi
Takkan sempat harapan terucap
Terganti suara penuh ratap
Di sela puing kalian kumpulkan batu tajam
Dan serpihan peluru
Demi rajut kata cinta
Yang jadi surgamu kelak
Nak, aku di sini menunggu ceriamu
Untuk bercanda sambil membangun asa
Kemarilah, Nak,
Tangan-tangan malaikat menantimu
Untuk kembalikan senyum
Dan bening air matamu
Dari air mata dukamu.
—
Leo Wahyudi S
30 oktober 2023

Leave a comment