Literature

Senandung Sendu Anak-anak Perang

Hari-harimu penuh bising peluru

Udara ceriamu terampas bau mesiu

Candamu terampas jerit rancu

Keluguanmu terenggut angkara nafsu

Tak sempat kau lihat bunga merah

Layu tersiram darah

Tak sempat kau tatap awan biru

Pupus gelap dibalut asap mesiu

Takkan datang lagi

Cinta mengecup dahi

Takkan sempat harapan terucap

Terganti suara penuh ratap

Di sela puing kalian kumpulkan batu tajam

Dan serpihan peluru

Demi rajut kata cinta

Yang jadi surgamu kelak

Nak, aku di sini menunggu ceriamu

Untuk bercanda sambil membangun asa

Kemarilah, Nak,

Tangan-tangan malaikat menantimu

Untuk kembalikan senyum

Dan bening air matamu

Dari air mata dukamu.

Leo Wahyudi S

30 oktober 2023

Foto dari https://www.reuters.com/world/middle-east/some-gaza-children-another-round-violence-reopens-trauma-2022-08-18/

Leave a comment

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑