MENELAN LUDAH Saya kemarin naik kereta komuter dan terjepit di antara puluhan orang tanpa menyisakan ruang setapak pun untuk bergerak. Persis seperti genangan cendol. Celakanya saya berdempetan dengan salah seorang penumpang dengan bau badan yang menyengat. Tangannya berpegangan erat pada tali kereta dan ketiaknya pas berada di dekat muka. Bisa dibayangkan baunya selama perjalanan dengan ruang... Continue Reading →
