MENELAN LUDAH Saya kemarin naik kereta komuter dan terjepit di antara puluhan orang tanpa menyisakan ruang setapak pun untuk bergerak. Persis seperti genangan cendol. Celakanya saya berdempetan dengan salah seorang penumpang dengan bau badan yang menyengat. Tangannya berpegangan erat pada tali kereta dan ketiaknya pas berada di dekat muka. Bisa dibayangkan baunya selama perjalanan dengan ruang... Continue Reading →
Literature
PUKUL 23.59 Liburan panjang akhir pekan bulan Juni ini tidak bakal kusia-siakan. Aku sudah punya niat untuk me time. Ada waktunya untuk memanjakan diriku sendiri setelah bertahun-tahun hidup diperbudak dengan segala tetek bengek kewajiban. Mulai dari kewajiban sebagai anak perempuan sulung, anak sekolah, anak kuliah, anak magang, anak kos, hingga kini anak kantoran. Bukannya tidak bersyukur,... Continue Reading →
Inspiration
KELOID Setelah membaca tulisan saya tentang melupakan kebaikan yang pernah kita perbuat, salah satu sahabat saya menanggapi. “Oke kita belajar melupakan kebaikan kita sendiri. Terus kalau kita disakiti atau tersakiti, apakah dilupakan juga? katanya kurang lebih demikian. “Ya sudah, maafkan lalu lupakan,” jawab saya singkat. Tapi, faktanya, memaafkan belum tentu bisa melupakan. Melupakan perbuatan baik... Continue Reading →
